Breaking News

Trending Template

Saterdag 15 November 2014

KEBIDANAN DAN KANDUNGAN ” SOLUTIO PLASENTA “

KEBIDANAN DAN KANDUNGAN ” SOLUTIO PLASENTA “
Definisi
Solutio plasenta (ari-ari) adalah pemisahan prematur (sebelum waktunya) plasenta dari perlekatannya yang normal pada dinding rahim sebelum janin lahir. Merupakan salah satu penyebab perdarahan di triwulan ketiga yang menyebabkan peningkatan angka kecacatan dan kematian janin. Di USA, frekuensi kejadian solutio plasenta adalah 1% dengan angka kematian janin 0,12% dari seluruh kehamilan. Komplikasi janin dan ibu yang dapat terjadi adalah operasi caesar, perdarahan/koagulo Pencegahan yang dapat dilakukan adalah menghilangkan atau mengurangi faktor risiko seperti merokok dan penggunaan kokainpati, dan kelahiran prematur.
Tanda dan Gejala
Gejala yang dapat terjadi adalah perdarahan dari vagina berwarna merah terang atau merah gelap, sedikit atau banyak (tergantung dari lokasi terlepasnya plasenta dan berapa lama waktu yang dibutuhkan darah untuk keluar),  dan hilang timbul sesuai dengan kontraksi rahim (20% perdarahan tersembunyi di dalam rahim, tidak terjadi perdarahan pervaginam), kontraksi rahim yang menimbulkan rasa nyeri, shock (penurunan tekanan darah dan tingkat kesadaran), perut terasa keras, denyut jantung janin tidak terdengar, dan penurunan gerak janin.
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan USG dapat mendeteksi solutio plasenta dan membedakannya dengan plasenta previa (plasenta berada pada lokasi yang tidak seharusnya yaitu di segmen rahim bagian bawah atau dekat dengan jalan lahir).
Penyebab
Penyebab primernya masih belum diketahui namun kejadiannya melibatkan berbagai faktor yang berkaitan dengan :
·     Merokok. Meningkatkan 40% risiko solutio plasenta. Semakin banyak merokok semakin besar risiko solutio plasenta
·     Sabuk pengaman sebaiknya diletakkan di panggul (bawah perut), bukan di tengah perut
·     Faktor risiko lain seperti riwayat solutio plasenta sebelumnya, korioamnionitis (radang pada korion dan cairan ketuban), ketuban pecah dini (≥24jam), preeklampsia, nutrisi buruk, usia ibu ≥ 35 tahun, sosioekonomi rendah
Pencegahan
Pencegahan yang dapat dilakukan adalah menghilangkan atau mengurangi faktor risiko seperti merokok dan penggunaan kokain

KELAINAN DALAM KEHAMILAN “MOLA HIDATIDOSA” ATAU “HAMIL ANGGUR”


Definisi
Mola hidatidosa (hamil anggur) adalah kelainan di dalam kehamilan dimana jaringan plasenta (ari-ari) berkembang dan membelah terus menerus dalam jumlah yang berlebihan. Mola dapat mengandung janin (mola parsial) atau tidak terdapat janin di dalamnya (mola komplit). Pada kebanyakan kasus, mola tidak berkembang menjadi keganasan, namun sekitar 2-3 kasus per 1000 wanita, mola dapat berubah menjadi ganas dan disebut koriokarsinoma. Kemungkinan terjadinya mola berulang berkisar 1 dari 1000 wanita.  Kadar hormon yang dihasilkan oleh mola hidatidosa lebih tinggi dari kehamilan biasa.
 Penyebab
Sejauh ini penyebabnya masih belum diketahui. Diperkirakan bahwa faktor-faktor seperti gangguan pada telur, kekurangan gizi pada ibu hamil, dan kelainan rahim berhubungan dengan peningkatan angka kejadian mola. Wanita dengan usia dibawah 20 tahun atau diatas 40 tahun juga berada dalam risiko tinggi. Mengkonsumsi makanan rendah protein, asam folat, dan karoten juga meningkatkan risiko terjadinya mola.
Tanda dan gejala
Tanda dan gejala kehamilan dini didapatkan pada mola hidatidosa. Kecurigaaan biasanya terjadi pada minggu ke 14 – 16 dimana ukuran rahim lebih besar dari kehamilan biasa, pembesaran rahim yang terkadang diikuti perdarahan, dan bercak berwarna merah darah beserta keluarnya materi seperti anggur pada pakaian dalam. Tanda dan gejala serta komplikasi mola :
1.      Mual dan muntah yang parah yang menyebabkan 10% pasien masuk RS
2.      Pembesaran rahim yang tidak sesuai dengan usia kehamilan (lebih besar)
3.  Gejala – gejala hipertitoidisme seperti intoleransi panas, gugup, penurunan BB yang tidak dapat dijelaskan, tangan gemetar dan berkeringat, kulit lembab

4.   Gejala – gejala pre-eklampsi seperti pembengkakan pada kaki dan tungkai, peningkatan tekanan darah, proteinuria (terdapat protein pada air seni)

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking

Designed By VungTauZ.Com